Raker Reuni Akbar SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur Jadi Momentum Jalin Silaturahmi Alumni

Raker Reuni Akbar SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur Jadi Momentum Jalin Silaturahmi Alumni

pdmcilacap, Cilacap — Alumni SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, mulai mematangkan persiapan pelaksanaan reuni akbar. Persiapan tersebut dibahas melalui rapat kerja (raker) yang digelar di Aula SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur, Sabtu (12/9/2026).

Ketua Panitia Reuni Akbar, Amir Syarifudin, mengatakan reuni akbar tersebut direncanakan berlangsung pada Maret 2027 atau bertepatan dengan Syawal 1448 Hijriah. “Peserta kegiatan adalah seluruh alumni dari angkatan pertama tahun 1959 hingga angkatan 2025,” katanya.

Menurut Amir, reuni akbar tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga bertujuan mengenang masa-masa sekolah sekaligus mempererat tali silaturahmi antaralumni. “Tujuannya untuk mengenang masa sekolah, mempererat silaturahmi antaralumni, serta menumbuhkan rasa cinta kepada SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur,” ujarnya.

Panitia berharap seluruh alumni SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur dapat menghadiri reuni akbar tersebut tanpa memandang status sosial maupun profesi yang dimiliki saat ini. “Harapannya, semua alumni SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur bisa menghadiri acara reuni akbar tanpa memandang status sosial yang disandang pada saat ini,” katanya.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur, Eka Susila, mengatakan rapat kerja tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk menyukseskan reuni akbar. “Ini masih dalam tahap persiapan rapat kerja reuni akbar SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur. Yang hadir di antaranya alumni tahun 1986 dan 1987,” katanya.

Selain para alumni, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Wartono, serta Yaya yang saat ini menjabat Kepala MTs Syiarul Huda Dayeuhluhur. “Alhamdulillah, kita bisa berkolaborasi untuk persiapan panitia reuni akbar,” ucap Eka.

Sementara itu, Kusnanto, salah satu alumni SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur yang hingga kini masih aktif sebagai guru di sekolah tersebut, menyambut baik rencana reuni akbar yang melibatkan alumni dari berbagai angkatan.

Menurutnya, reuni akbar yang mempertemukan alumni angkatan pertama tahun 1959 hingga angkatan 2025 tersebut merupakan agenda besar bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur. “Dengan adanya reuni akbar SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur, kami menyambut baik inisiatif para alumni dalam menyusun persiapan reuni akbar melalui rapat kerja ini,” ujarnya.

Ia berharap reuni akbar tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara alumni dan almamater. “Harapannya, kegiatan ini menjadi momentum sinergi yang kuat antara alumni dan almamater untuk mendukung kemajuan pendidikan di SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur,” pungkasnya. (wasis/san)

Tapak Suci Cilacap Sabet Juara Umum Kejurkab Pencak Silat Bupati Cup 2026

Tapak Suci Cilacap Sabet Juara Umum Kejurkab Pencak Silat Bupati Cup 2026

pdmcilacap, Cilacap — Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Bupati Cup tingkat pelajar Kabupaten Cilacap 2026 resmi berakhir. Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (11-12/9/2026), digelar di Gedung Beladiri KONI, Jalan Dr. Sutomo Nomor 13, Sidakaya, Cilacap.

Ajang tersebut menjadi wadah bagi atlet-atlet muda dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Cilacap untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka.

Kontingen Tapak Suci Cilacap tampil sebagai juara umum setelah mendominasi perolehan medali. Tapak Suci berhasil mengumpulkan 27 medali, terdiri atas 13 emas, 6 perak, dan 8 perunggu.

Persaingan antarperguruan pencak silat dalam Kejurkab tahun ini berlangsung kompetitif. Dari 20 perguruan pencak silat yang tercatat di Kabupaten Cilacap, sebanyak 12 perguruan ambil bagian dengan menerjunkan atlet terbaik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA dan sederajat.

Penyelenggaraan Kejurkab Pencak Silat Bupati Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur pembinaan prestasi olahraga bela diri di kalangan pelajar, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpelajar serta melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Cilacap di tingkat yang lebih tinggi.

Sekretaris Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 085 Cilacap, Mohamad Rezza Tio Samhong, menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur. Namun, ia mengingatkan agar prestasi itu tidak membuat para atlet cepat berpuas diri.

“Prestasi yang diraih oleh anak-anak kita merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari berbagai pihak,” katanya.

Menurut Rezza, prestasi di tingkat kabupaten harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan yang lebih tinggi. Ia menilai, jika melihat peta kekuatan pencak silat di tingkat Karesidenan Banyumas, prestasi Kabupaten Cilacap masih perlu ditingkatkan.

“Namun, kita tidak boleh cepat berpuas diri atau terlena dengan hasil di tingkat kabupaten ini. Jika bercermin pada peta kekuatan di level Karesidenan Banyumas, harus diakui secara jujur bahwa prestasi pencak silat Kabupaten Cilacap masih tertinggal jika dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten tetangga,” ujarnya.

Ia mengatakan, ke depan pimpinan daerah bersama jajaran terkait telah merencanakan program pembinaan yang lebih intensif, terstruktur, dan berkesinambungan.

“Kedepan, pimpinan daerah bersama jajaran terkait telah merencanakan program pembinaan yang jauh lebih intensif, terstruktur, dan berkesinambungan,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknik sekaligus membentuk mental bertanding para atlet agar semakin tangguh.

“Kedepannya kontingen pencak silat Kabupaten Cilacap, termasuk dari Tapak Suci, mampu berbicara banyak dan bersaing secara kompetitif di kancah Karesidenan Banyumas maupun tingkat provinsi,” harapnya.

Sementara itu, salah satu atlet Tapak Suci yang berhasil meraih juara pertama, Rahfi Hilmi Prathama, mengaku senang atas prestasi yang diraihnya. Ia menjadi juara pertama di kelas E remaja.

“Senang, karena bisa juara satu lagi dan kali ini juaranya di tingkat Kejurkab. Saya bertanding di kelas E remaja,” ungkap Rahfi.

Menurutnya, prestasi tersebut diraih melalui latihan yang serius dan disiplin dalam mengikuti arahan pelatih. Selain latihan, ia juga menjaga pola makan dan istirahat.

“Ketika latihan selalu serius dan memperhatikan arahan dari pelatih. Selain itu, harus menjaga pola makan, tidak banyak minum es atau minuman bersoda, tidak banyak makan gorengan, serta menjaga pola tidur,” katanya.

Rahfi juga menyebut dukungan orang tua dan ibadah menjadi bagian penting dalam persiapannya menghadapi pertandingan.

“Restu dan doa orang tua, rajin beribadah, tidak meninggalkan salat, memperbanyak zikir kepada Allah SWT, dan banyak berdoa supaya diberi kemudahan ketika bertanding, serta mengerjakan salat sunah,” pungkasnya. (wasis/san)

SMK Muhammadiyah 1 Cilacap Ditetapkan sebagai Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah

SMK Muhammadiyah 1 Cilacap Ditetapkan sebagai Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah

pdmcilacap, Cilacap – SMK Muhammadiyah 1 Cilacap ditetapkan sebagai sekolah pelopor ekonomi syariah di Jawa Tengah. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nomor 400.3.8.1/75 Tahun 2026.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Cilacap, Haryanto, mengatakan penetapan tersebut menjadi langkah penting dalam mengembangkan penerapan ekonomi syariah di lingkungan sekolah.

“SMK Muhammadiyah 1 Cilacap ditetapkan sebagai pelopor sekolah ekonomi syariah,” jelas Haryanto.

Menurutnya, sebagai sekolah pelopor ekonomi syariah, SMK Muhammadiyah 1 Cilacap akan mengimplementasikan berbagai program. Di antaranya dengan memasukkan pendidikan syariah ke dalam kurikulum satuan pendidikan.

Selain itu, sekolah juga mendorong sertifikasi halal terhadap seluruh produk yang dihasilkan sekolah maupun yang dijual di kantin sekolah. Program lainnya adalah menjalankan koperasi syariah bagi guru dan karyawan.

“Melalui Koperasi Surya Bahagia, kami ingin agar seluruh warga sekolah terhindar dari praktik riba,” tandasnya.

Haryanto menambahkan, keberadaan kompetensi keahlian Perbankan Syariah di SMK Muhammadiyah 1 Cilacap menjadi salah satu faktor pendukung dalam pelaksanaan berbagai program ekonomi syariah di sekolah.

“Semoga ekonomi syariah dapat berkembang luas di berbagai sektor di wilayah Kabupaten Cilacap,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Cilacap, Tri Yuliyanto, mengatakan penetapan tersebut memberikan dampak positif terhadap pembinaan karakter dan aktivitas produktif siswa.

Menurutnya, sebagai institusi pendidikan yang memiliki program keahlian Perbankan Syariah, SMK Muhammadiyah 1 Cilacap memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan pendidikan ekonomi syariah, tidak hanya bagi siswa jurusan Perbankan Syariah, tetapi juga seluruh siswa.

“Ini menjadi momentum untuk memperkuat karakter Islami kepada seluruh siswa, tidak hanya yang berada di jurusan Perbankan Syariah. Pendidikan ini juga dapat membentuk sikap jujur, adil, amanah, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (wasis/san)

Siswa SMP Mutu Plus Cilacap Raih Juara 2 OSI Nasional Bidang IPA

Siswa SMP Mutu Plus Cilacap Raih Juara 2 OSI Nasional Bidang IPA

pdmcilacap, CilacapSiswa SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap, Arrasyd Sya’ban Pratama, kelas 9 IT 2, berhasil meraih juara 2 Olimpiade Siswa Indonesia (OSI) tingkat nasional bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Prestasi tersebut diraih Arrasyd setelah mengikuti kompetisi yang digelar secara daring pada Sabtu (5/9/2026). Ia berhasil menempati peringkat kedua dari 204 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Indonesia.

Arrasyd mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu menjadi pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk membawa nama SMP Mutu Plus Cilacap di tingkat nasional.

“Bahagia dan bangga bisa meraih peringkat 2. Saya juga senang bisa membawa nama SMP Mutu Plus Cilacap di tingkat nasional,” ungkap Arrasyd.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi lomba, Arrasyd menerapkan pola belajar dengan mengulang materi yang telah dipelajari. Selain itu, ia rutin mengerjakan latihan soal untuk meningkatkan pemahaman materi dan daya ingat.

Guru pembimbing OSI bidang IPA SMP Mutu Plus Cilacap, Nafira Amalia Damayanti, mengatakan Arrasyd memiliki dasar pengetahuan IPA yang baik. Persiapan kemudian difokuskan pada peningkatan kecepatan mengerjakan soal dan ketelitian dalam membaca serta memahami pertanyaan. “Alhamdulillah, ananda Arrasyd berpartisipasi dalam OSI. Itu merupakan langkah besar,” kata Nafira.

Menurut Nafira, salah satu metode latihan yang diterapkan adalah try out (TO) secara rutin satu kali dalam sepekan. Dalam simulasi tersebut, siswa mengerjakan 60 soal dalam waktu 90 menit dengan menggunakan soal-soal BISC dan OSN tahun sebelumnya. “Tujuannya agar anak terbiasa menghadapi tekanan waktu saat mengerjakan soal,” ujarnya.

Selain try out, latihan juga dilakukan dengan menetapkan target materi. Setiap dua minggu, siswa difokuskan pada satu bab tertentu. Misalnya, minggu pertama dan kedua mempelajari materi pemuaian dan kalor, kemudian minggu ketiga dan keempat mempelajari materi zat dan wujudnya.

“Setelah materi selesai, langsung dilanjutkan dengan latihan soal HOTS,” jelas Nafira.

Latihan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan bedah soal satu kali dalam sepekan selama 60 menit. Soal yang dibahas terutama soal yang paling banyak salah dikerjakan saat try out.

“Tujuannya agar anak memahami pola soal lomba, bukan sekadar menghafal. Kami juga membuat bank soal pribadi, sehingga setiap anak memiliki buku khusus untuk mencatat soal-soal sulit dan rumus cepat,” katanya.

Menjelang pelaksanaan lomba, porsi latihan ditingkatkan dengan memfokuskan kembali materi dan memperbanyak latihan soal per bab. Bedah soal serta latihan manajemen waktu juga tetap dilakukan. Namun, siswa tidak dipaksa mempelajari materi baru. “Fokus pada review catatan dan rumus serta tetap menjaga kesehatan,” pesan Nafira.

Nafira berharap prestasi yang diraih Arrasyd tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. Menurutnya, proses latihan juga penting untuk membentuk kemampuan berpikir kritis, ketelitian, dan sikap pantang menyerah.

“Harapannya, ananda Arrasyd tidak hanya mengejar medali, tetapi juga terbiasa berpikir kritis, teliti, dan pantang menyerah. Menang atau kalah itu bonus, yang utama adalah prosesnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Mutu Plus Cilacap, Milana Erliyani, menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut. Ia menilai pencapaian Arrasyd merupakan hasil kerja sama antara siswa, guru pembimbing, sekolah, dan dukungan orang tua.

“Alhamdulillah, ananda Arrasyd mendapatkan hasil yang luar biasa. Kerja keras siswa dan guru pembimbing serta dukungan orang tua sangat mendukung keberhasilan ini,” ungkap Milana.

Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar dan berlatih. “Semoga prestasi seperti ini terus bertambah dan menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya bahwa prestasi dapat diraih melalui belajar, latihan yang konsisten, dan doa,” pungkasnya. (wasis/san)

Ratusan Calon Jemaah Haji KBIHU Al Mabrur Buat Paspor secara Kolektif

Ratusan Calon Jemaah Haji KBIHU Al Mabrur Buat Paspor secara Kolektif

pdmcilacap, Cilacap – Ratusan calon jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Mabrur melakukan pembuatan paspor secara kolektif di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, Senin-Selasa (7-8/9/2026).

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap sebagai upaya memudahkan calon jemaah haji dalam mengurus dokumen perjalanan untuk persiapan ibadah haji.

Ketua KBIHU Al Mabrur PDM Cilacap, Bambang Misgiyanto, mengatakan pembuatan paspor secara kolektif digelar untuk memberikan kemudahan kepada calon jemaah haji. “Alhamdulillah, KBIHU Al Mabrur mengadakan pembuatan paspor secara kolektif. Pembuatan paspor secara bersama-sama ini memudahkan calon jemaah haji,” ujarnya.

Bambang juga menyampaikan terima kasih kepada PDM Cilacap yang telah mengizinkan penggunaan GDM sebagai lokasi pelayanan pembuatan paspor secara kolektif.

Salah seorang calon jemaah haji KBIHU Al Mabrur yang mengikuti layanan tersebut untuk memperpanjang paspor, Dinaryanti, mengaku terbantu dengan adanya pelayanan kolektif tersebut.

Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap, Rina Adriani, mengatakan pihaknya berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui sistem jemput bola.

“Imigrasi untuk rakyat. Kami berusaha mendekatkan pelayanan dengan melakukan pelayanan jemput bola bekerja sama dengan Muhammadiyah,” jelasnya.

Menurut Rina, kerja sama tersebut dilakukan bersama KBIHU Al Mabrur PDM Cilacap untuk memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi. “Mereka tidak perlu repot-repot datang ke kantor. Biar kami yang datang kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap menerjunkan satu tim yang terdiri atas lima petugas. Jumlah pemohon paspor yang ditargetkan mencapai sekitar 250 orang.

Rina menambahkan, pelayanan dapat berjalan dengan baik karena KBIHU Al Mabrur telah menyiapkan koordinator untuk membantu calon jemaah haji dalam melengkapi persyaratan administrasi.

“Berkas-berkas yang diperlukan bisa diurus terlebih dahulu melalui koordinator. Jika ada kekurangan, dapat dicek lebih awal oleh pengurus KBIHU Al Mabrur,” katanya.

Rina berharap kerja sama pelayanan pembuatan paspor dengan Muhammadiyah dapat terus berlanjut pada masa mendatang.

“Kami berharap ke depannya tetap terus menjalin kerja sama dalam pelayanan pembuatan paspor dengan Muhammadiyah,” harapnya. (wasis/san)

Sinergi Lazismu Cilacap dan PCA Cilacap Tengah Salurkan 59.000 Liter Air Bersih

Sinergi Lazismu Cilacap dan PCA Cilacap Tengah Salurkan 59.000 Liter Air Bersih

pdmcilacap, Cilacap – Lazismu Cilacap bersama Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Cilacap Tengah dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Cilacap menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak 15 Agustus – 5 September 2026. Selama periode tersebut, sebanyak 59.000 liter air bersih berhasil disalurkan kepada 1.742 jiwa yang membutuhkan.

Pendistribusian dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah terdampak kekeringan, meliputi Kecamatan Kawunganten, Gandrungmangu, hingga Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan.

Manajer Lazismu Cilacap, Budi Santoso, mengatakan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian dan upaya bersama untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.

“Sinergi ini menjadi ikhtiar bersama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Budi.

Ketua PCA Cilacap Tengah, Hilmiyah, turut menyampaikan bahwa kolaborasi berbagai unsur menjadi penting dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penyaluran terakhir berlangsung di Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, pada 5 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lazismu, PCA, dan MDMC Cilacap untuk terus menghadirkan layanan kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat. (eko/san)