oleh Sandy2 | Jul 17, 2026 | Berita
pdmcilacap, Cilacap – Sejumlah 21 siswa SD Mutiara Muhammadiyah angkatan pertama tahun pelajaran 2026/2027 di perkenalkan dengan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan oleh (GK HW) STIEM Cilacap. Dalam rangkaian kegiatan MPLS pada Kamis (16/7/2026) di ruang kelas SD Mutiara Muhammadiyah Jl. Madukara Tritih Wetan Jeruklegi.
Guru Kelas SD Mutiara Muhammadiyah, Tati Mei Lina Setyowati mengungkapkan rasa senang karena latarbelakang pendidikan dengan mengajar di kelas I SD Mutiara Muhammadiyah.
“Suka dengan anak-anak dan dunia pendidikan serta nyaman sebagai guru,” ungkapnya.
Murid berjumlah 21 siswa, MPLS kegiatannya pengenalan warga lingkungan sekolah, karakter siswa, kreativitas siswa dan membaca menulis serta berhitung.
“Ada tes diagnostik siswa sebagai penilaian awal untuk memetakan kemampuan dasar dan kondisi psikososial siswa,” jelasnya.
Anak-anak dikenalkan dengan Hizbul Wathan dari GK HW STIEM Cilacap.
“SD Mutiara Muhammadiyah, kedepannya semoga maju, karena kerjasama bagus pengurus dan wali muridnya,” ucapnya.
Kepala Sekolah SD Mutiara Muhammadiyah, Shafa Ilhami Arbi menyampaikan GK HW STIEM Cilacap yang berkolaborasi dengan SD Mutiara Muhammadiyah.
“Para siswa SD Mutiara Muhammadiyah, diberikan materi Hizbul Wathan oleh Mahasiswa STIEM Cilacap,” jelasnya.
Ketua Umum GK HW STIEM Cilacap, Wildan Ma’ruf Budiyono mengatakan GK HW STIEM Cilacap untuk mengisi materi Hizbul Wathan dikegiatan MPLS SD Mutiara Muhammadiyah. Dengan memperkenalkan sejarah singkat dan seragam serta kepengurusan HW.
“Kegiatan Hizbul Wathan, kedepannya sebagai ekskul, rencananya dalam sebulan dua kali pertemuan dijadwalkan Jumat siang setelah Jumatan,” paparnya.
“Harapannya anak-anak lebih ceria lagi bersama Hizbul Wathan,” harapnya.
Salah satu wali murid Ali Romadhon Songlap orang tua dari Aisyah Dhiya Ats-Tsabitah mengatakan anak putri sebagai murid yang daftar pertama di SD Mutiara Muhammadiyah, karena komitmen sebagai kader kepada Persyarikatan Muhammadiyah.
“Alhamdulillah dengan hadirnya SD Mutiara Muhammadiyah, anak kami di sekolahkan sebagai murid angkatan pertama,” pungkasnya. (Wasis)
oleh Sandy2 | Jul 17, 2026 | Berita
pdmcilacap, Cilacap – Masyarakat dan pedagang sekitar berbondong-bondong ke halaman depan gedung Selatan SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Cilacap, dalam rangka kegiatan SMP Mutu Plus Cilacap berbagi, pada Kamis (16/7/2026).
Ketua KL Lazismu SMP Mutu Plus Cilacap, Siti Nurjanah menjelaskan kerjasamanya Panitia MPLS dan KL Lazismu SMP Mutu Plus Cilacap dalam kegiatan berbagi sayuran dan lauk serta bumbu.
“Sayuran lauk dari wali murid kelas 7 dan dari Guru Karyawan serta KL Lazismu donasi bumbu dapur,” jelasnya.
“Satu langkah kecil kepedulian, berjuta keberkahan,” harapnya.
Kegiatan sosial untuk masyarakat lingkungan sekolah dan pedagang makanan sekitar sekolah.

“Sekitar 200 paket yang dibagikan, masyarakat bahagia dengan sayuran, lauk dan bumbu gratis. Pengunjung memilih sendiri sayuran lauk dan bumbu yang dikehendaki, “ujarnya.
Salah satu pengunjung yang mendapatkan sayuran lauk dan bumbu, Nandy mengungkapkan mendapatkan sayuran dan lauk kegiatan SMP Mutu Plus Cilacap berbagi.
“Sayur Caisim, tahu bumbu Cabai, Bawang Merah dan Putih. Buat stok untuk dimasak menu makan di rumah bersama keluarga,” katanya.
Waka Kesiswaan SMP Mutu Plus Cilacap, Milana Erliyani mengatakan SMP Mutu Plus Cilacap mengadakan kegiatan
berbagi pada tahun pelajaran 2026/2027 rangkaian kegiatan MPLS.
“Alhamdulillah, murid kelas 7 melaksanakan kegiatan MPLS dengan rasa peduli terhadap masyarakat yang terdampak pada harga-harga kebutuhan naik,” jelasnya
Sehingga dengan ada berbagi sayuran dan lauk ini, dapat meringankan beban masyarakat sekitar lingkungan sekolah.
“Adanya kegiatan ini dapat melatih siswa memiliki rasa empati atau peduli kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (wasis/san)
oleh Sandy2 | Jul 15, 2026 | Berita
pdmcilacap, Cilacap – SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Cilacap menggelar Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) bagi peserta didik baru pada 13–17 Juli 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula SMA Muhammadiyah 1 Cilacap, Jalan Kalimantan No. 12, Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 Cilacap, Purnomosasi, mengatakan FORTASI tahun ini diikuti oleh 132 siswa baru. Menurutnya, banyak siswa memilih bersekolah di SMA Muhi karena pembinaan karakter dan program keagamaan yang menjadi ciri khas sekolah.
Selama menempuh pendidikan di SMA Muhi, para siswa dibiasakan melaksanakan salat duha, salat zuhur berjamaah, dan salat asar berjamaah di masjid sekolah. “Minimal selama bersekolah di Muhi, siswa terbiasa melaksanakan salat zuhur dan asar berjamaah di masjid sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu target lulusan SMA Muhi adalah menghafal minimal satu juz Al-Qur’an. Bahkan, sejumlah alumni telah mampu menghafal lima hingga sepuluh juz. “Pembinaan karakter dan agama menjadi penekanan utama bagi seluruh siswa SMA Muhi,” katanya.
Selama FORTASI, para siswa mendapatkan berbagai materi dari sejumlah instansi, di antaranya Polresta Cilacap tentang bijak bermedia sosial dan tertib berlalu lintas, Badan Narkotika Nasional (BNN), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Puskesmas mengenai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Sehat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Generasi Berencana (GenRe).
Selain itu, materi juga disampaikan oleh pihak sekolah, meliputi pengenalan kepala sekolah, bidang kesiswaan, kurikulum, humas, bimbingan dan konseling (BK), serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). “Dari Persyarikatan Muhammadiyah, siswa mendapatkan materi Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab,” jelas Purnomosasi.
Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Cilacap, Slamet Hidayat, mengatakan sebanyak 132 siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 terbagi ke dalam empat rombongan belajar. “Alhamdulillah, target penerimaan siswa baru sebanyak 132 siswa dapat tercapai,” ujarnya.
Menurut Slamet, keberhasilan mencapai target tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim sekolah, termasuk optimalisasi promosi melalui media sosial. “Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak dalam penerimaan murid baru dan pemanfaatan media sosial, target dapat tercapai,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sekolah terus melakukan pembenahan fasilitas, di antaranya penataan taman dan pembangunan area kantin yang lebih nyaman. “Taman kami tata dengan penambahan tanaman bunga serta menyediakan lokasi kantin baru agar lebih nyaman bagi siswa,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Selatan, Sapto Giri Haryoto, menyampaikan materi Kemuhammadiyahan kepada peserta FORTASI. Ia mengajak seluruh siswa baru untuk mengenal Muhammadiyah sebagai organisasi yang menaungi sekolah.
“Karena kalian sudah menjadi bagian dari SMA Muhi Cilacap, maka kalian juga perlu mengenal apa itu Muhammadiyah,” tuturnya.
Sapto menjelaskan, secara bahasa Muhammadiyah berarti pengikut Nabi Muhammad SAW. Adapun secara istilah, Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan.
Menurutnya, Muhammadiyah bertujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melalui pelaksanaan ajaran Islam sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW. “Berdasarkan Anggaran Dasar, Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang melaksanakan dakwah amar makruf nahi mungkar dan tajdid, berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW,” tegasnya. (wasis/san)
oleh Sandy2 | Jul 14, 2026 | Berita
pdmcilacap, Cilacap – Komitmen untuk terus mengawal dan mendukung gerak dakwah persyarikatan kembali dibuktikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bintang Romadhon. Anggota legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banyumas-Cilacap ini menggelar agenda silaturahim bersama warga persyarikatan Muhammadiyah Sampang, pada Selasa, (14/7/2026).
Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dilaksanakan di Aula SMK Muhammadiyah Sampang. Agenda ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sampang, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sampang, Organisasi Otonom (Ortom), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), perwakilan Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta warga Muhammadiyah di Kecamatan Sampang.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan dana hibah secara simbolis dengan total nilai mencapai Rp375 juta. Bantuan ini dialokasikan untuk mendukung operasional dan pengembangan empat Amal Usaha Muhammadiyah di Kecamatan Sampang, yaitu SD Muhammadiyah Sampang, SMP Muhammadiyah Sampang, SMK Muhammadiyah Sampang, dan PKU Muhammadiyah Sampang.
Tidak hanya bantuan struktural untuk lembaga pendidikan dan kesehatan, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui penyerahan paket sembako kepada 20 warga persyarikatan Muhammadiyah di Kecamatan Sampang. Penyerahan bantuan sosial ini diberikan langsung secara kolaboratif oleh Bintang Romadhon, Ketua PCM Sampang, Ketua PCA Sampang, serta Direktur PKU Muhammadiyah Sampang.
Ketua PCM Sampang, M. Sutrisno, menyambut baik dan mengapresiasi tinggi agenda silaturahim ini. Menurutnya, kehadiran legislator di tengah-tengah warga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Muhammadiyah dan Bintang Romadhon selaku anggota DPRD Jawa Tengah telah terjalin dengan sangat baik.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dana hibah yang diberikan untuk AUM di Kecamatan Sampang. Dukungan ini tentunya akan semakin meningkatkan kualitas fasilitas serta pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan yang kami kelola,” ujar Ir. M. Sutrisno.
Sementara itu, Bintang Romadhon menegaskan bahwa posisinya sebagai anggota legislatif tidak lepas dari jati dirinya sebagai kader persyarikatan. Ia merasa memiliki kewajiban moral dan struktural untuk senantiasa membantu serta memperjuangkan dakwah Muhammadiyah melalui jalur parlemen.
“Sebagai kader Muhammadiyah, sudah menjadi kewajiban saya untuk menyokong dakwah ini lewat peran sebagai legislator. Sinergi di antara kita harus terus diperkuat, agar ke depannya semakin banyak kemaslahatan dan program konkret yang bisa kita laksanakan bersama,” kata legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Lebih lanjut, Bintang juga memaparkan visi dakwah masa depan dengan menekankan pentingnya membangun masjid unggulan sebagai sarana utama syiar Islam Berkemajuan. Ia menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi aktif dalam memelopori dan membangun masjid-masjid unggulan di berbagai wilayah binaan Muhammadiyah ke depan. (aan/san)
oleh Sandy2 | Jul 14, 2026 | Berita
pdmcilacap, Cilacap – Sebanyak 320 siswa baru SMP Mutu Plus Cilacap mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, Senin–Jumat (13–17/7/2026), ini mengusung konsep pembelajaran yang aman, inklusif, menyenangkan, serta mengedepankan prinsip ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya.
Kegiatan dipusatkan di Gedung Selatan SMP Mutu Plus Cilacap, Jalan Letjen Suprapto No. 63, Tegalreja, Kecamatan Cilacap Selatan.
Sebanyak 320 peserta dibagi ke dalam 10 rombongan belajar, yang terdiri atas satu kelas Coding and AI Class Program, satu kelas Tahfidz Class Program, dua kelas Information and Technology Class Program, satu kelas International Class Program, dua kelas Athlete Class Program, dan tiga kelas Science Class Program.
Materi MPLS mengacu pada panduan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI serta dipadukan dengan materi khas Muhammadiyah, yaitu Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA).
Ketua Panitia MPLS SMP Mutu Plus Cilacap, Erlina Satyarini, mengatakan pelaksanaan MPLS selama lima hari telah disesuaikan dengan buku panduan yang diterbitkan Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap.
“Seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada pedoman resmi dari Dinas Pendidikan sehingga siswa memperoleh pengalaman pengenalan sekolah yang positif dan bermakna,” ujarnya.

Menurut Erlina, konsep MPLS Ramah bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman sekaligus mencegah terjadinya perundungan (bullying).
“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan dan perundungan. Sekolah juga menindak tegas setiap bentuk bullying agar peserta didik merasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Sebagai sekolah Muhammadiyah, lanjutnya, SMP Mutu Plus juga memberikan penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan melalui materi ISMUBA yang dipadukan dengan materi dari Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Mutu Plus Cilacap, Milana Erliyani, mengungkapkan tingginya jumlah peserta didik baru menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersyukur SMP Mutu Plus Cilacap kembali mendapat sambutan yang baik dan tetap menjadi pilihan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, materi MPLS disusun dengan menyesuaikan ketentuan dari Dinas Pendidikan serta melibatkan PD IPM dan MDMC Kabupaten Cilacap sebagai mitra dalam pelaksanaannya.
Milana berharap, setelah mengikuti MPLS, seluruh siswa kelas VII mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi.

“Harapan kami, mereka menjadi generasi yang sesuai dengan visi sekolah, yaitu beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berkarakter, sehat, kompeten, berkemajuan, berprestasi, terampil, mandiri, serta berwawasan global,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMP Mutu Plus Cilacap, Bambang Kusmiyanto, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru.
“Selamat bergabung menjadi keluarga besar SMP Mutu Plus Cilacap. Kalian adalah siswa-siswa terpilih yang telah memasuki jenjang pendidikan menengah pertama. Mulai hari ini, kalian memiliki tanggung jawab, kemandirian, dan semangat baru untuk terus belajar dan berkembang,” pesannya.
Ia juga mengajak para siswa mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa ingin tahu.
“Kenali sekolahmu, gurumu, dan teman-teman barumu. Jadikan MPLS sebagai langkah awal untuk mengukir prestasi terbaik selama menempuh pendidikan di SMP Mutu Plus Cilacap,” pungkasnya. (wasis/san)