pdmcilacap.com, Cilacap – Belasan anak – anak Muhammadiyah Children Centre (MCC) Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) An Nur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kesugihan Cilacap, mengikuti pelatihan dan praktik bercocok tanam sayuran organik jenis Kangkung dan Kacang Panjang. Kegiatan diadakan di Jl. Pisang Timur, Desa Karangkandri Kesugihan, Cilacap, Rabu (19/8/2025).

Penanaman menggunakan planterbag sejumlah 50 buah dan media tanam tanah merah pengunungan, pupuk Kotoran Hewan (Kohe) Kambing dan sekam padi. Bibit berkualitas bisa didapatkan di toko pertanian dengan merk terkenal dan berkualitas.

Jarak tanam kangkung sekitar 15cm sedangkan untuk kacang panjang 20cm. Setelah sayuran tumbuh, diberi Pupuk Organik Cair (POC) agar pertumbuhan maksimal. Khusus kacang panjang, diberi lanjaran setinggi 2m supaya bisa merambat.

Ketua MPM Cabang Kesugihan Cilacap, Wignyo Mudiharso menyampaikan kegiatan ini menjadi edukasi bagi anak-anak untuk bercocok tanam. “Sebuah langkah kecil untuk pemberdayaan masyarakat, kami bermitra dengan MCC LKSA An Nur PCM Kesugihan untuk kemandirian pangan khususnya sektor sayuran,” papar Wignyo yang juga menjabat Dosen STIE Muhammadiyah Cilacap,

Humas dan Publikasi Jatam Cabang Kesugihan, Wasis Wahyudi mengatakan kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa senang bercocok tanam. “Semoga nantinya bisa menjadi wirausaha sayuran dan berdampak agar anak-anak senang makan sayur,” harapnya.

Peserta, Dede Setiawan mengungkapkan melalui pelatihan ini dapat menambah pengalaman dan ilmu dalam bidang pertanian untuk bercocok tanam. “Tanaman yang sudah di tanam pada planterbag di halaman gedung MCC LKSA An Nur akan selalu disiram dan dirawat,” ujarnya.

Rencana selanjutnya akan ditanam jenis sayuran yang lain seperti cabai rawit, terong ungu, terong hijau dan bawang daun. (wasis/san)