pdmcilacap, Cilacap – SMK Muhammadiyah Majenang, Kabupaten Cilacap, kembali mencatatkan prestasi sebagai sekolah dengan jumlah peserta didik terbanyak di Jawa Tengah. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menerima 881 siswa baru sehingga total peserta didiknya mencapai 2.350 siswa.

Kepala SMK Muhammadiyah Majenang, Ahmad Syarifudin, mengatakan pihaknya berkomitmen membangun kader Muhammadiyah yang kuat melalui kegiatan Hizbul Wathan (HW). Upaya tersebut diawali dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi seluruh peserta didik baru.

“Harapannya, siswa kelas X dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan meraih kesuksesan sebagaimana yang diharapkan oleh orang tua,” ujarnya.

Menurut Ahmad, tingginya kepercayaan masyarakat kepada SMK Muhammadiyah Majenang menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Ia bersyukur pelaksanaan MPLS berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, kegiatan MPLS berjalan maksimal. Seluruh peserta dalam kondisi sehat. Acara dikemas menyenangkan dengan berbagai aktivitas lapangan yang meriah. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar karena banyak pedagang yang dapat berjualan selama acara berlangsung,” katanya.

Ke depan, SMK Muhammadiyah Majenang akan terus melakukan pengembangan sarana dan prasarana serta meningkatkan mutu pendidikan agar mampu memenuhi harapan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat Majenang dan sekitarnya menjadi amanah bagi kami. Insya Allah, kami terus berupaya menyalurkan lulusan ke perusahaan berskala nasional maupun internasional sehingga mampu mencetak generasi yang sukses dan dapat membahagiakan orang tua serta keluarganya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Kusmanto, menjelaskan bahwa MPLS dilaksanakan pada 13–16 Juli 2026 dan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Muhammadiyah Majenang, Ahmad Syarifudin. Selama empat hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat.

Menurutnya, MPLS bertujuan membekali peserta didik baru agar mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta nilai-nilai yang diterapkan di SMK Muhammadiyah Majenang.

“Alhamdulillah, SMK Muhammadiyah Majenang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027,” ungkap Kusmanto.

Usai MPLS, kegiatan dilanjutkan dengan Penerimaan Tamu Qobilah yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Lapangan Randujaya, Desa Mulyadadi. Kegiatan kepramukaan Hizbul Wathan tersebut diikuti seluruh peserta didik baru sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, serta mempererat ukhuwah antarsiswa.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik bagi peserta didik baru dalam menempuh pendidikan di SMK Muhammadiyah Majenang, sehingga tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, mandiri, dan siap berkarya,” pungkasnya. (wasis/san)