pdmcilacap, Cilacap – Sebanyak 217 siswa baru SMK Migas Muhammadiyah Cilacap mengikuti pemutaran film Roda Waktu dalam rangkaian Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi), Jumat (17/7/2026). Film tersebut merupakan karya siswa Jurusan Broadcasting dan Perfilman yang diproduksi bekerja sama dengan Jogja Film Academy.

Pemutaran film berlangsung di Migasmu Cinema, bioskop milik SMK Migas Muhammadiyah Cilacap yang diresmikan pada 10 Februari 2026 sebagai fasilitas pembelajaran Jurusan Broadcasting dan Perfilman serta Ekstrakurikuler Sinematografi.

Film Roda Waktu mengangkat kisah tentang kesederhanaan hidup dan semangat pantang menyerah sebagai kunci meraih keberhasilan. Selain menyaksikan film, para siswa baru juga diperkenalkan dengan karya tulis dan foto jurnalistik hasil karya anggota Ekstrakurikuler Sinematografi dan Jurnalistik.

Ketua Fortasi SMK Migas Muhammadiyah Cilacap yang juga menjabat Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Dinda Yuli Pratiwi, mengatakan para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Menurutnya, panitia dari IPM berupaya memberikan pendampingan agar siswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, pembina IPM dan wali kelas sangat mendukung pelaksanaan Fortasi,” ujarnya

Dinda menjelaskan, kepanitiaan Fortasi melibatkan 27 pengurus dan anggota IPM. Setiap kelas didampingi dua panitia yang bertugas membimbing, menjaga, dan mengawasi siswa baru selama kegiatan berlangsung.

Pembina Ekstrakurikuler Sinematografi dan Jurnalistik, Putri Mayasari, mengatakan pemutaran film bertujuan memperkenalkan hasil karya siswa sekaligus memotivasi peserta didik baru untuk berkarya.

“Siswa baru menyaksikan film karya kakak kelas yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Sinematografi berjudul Roda Waktu. Kami juga menampilkan karya tulis dan foto jurnalistik hasil karya siswa,” jelasnya.

Sementara itu, Pembina IPM SMK Migas Muhammadiyah Cilacap, Afifah Pusparahayu, menyampaikan Fortasi dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (13–17 Juli 2026). Selama kegiatan, siswa baru memperoleh materi Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab, serta materi mengenai Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Siswa baru juga mendapatkan materi Kemuhammadiyahan dan Pedoman Dasar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM),” katanya.

Selain itu, kepala sekolah beserta para guru memberikan materi mengenai kesiswaan, kurikulum, serta pengenalan program keahlian dan mata pelajaran yang akan dipelajari selama menempuh pendidikan di SMK Migas Muhammadiyah Cilacap.

SMK Migas Muhammadiyah Cilacap yang berlokasi di Jalan Flamboyan, Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, memiliki dua program keahlian, yakni Teknik Perminyakan serta Broadcasting dan Perfilman. Sekolah ini juga didukung oleh 19 kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat siswa. (wasis/san)