pdmcilacap.com, Cilacap – Ratusan jamaah menghadiri Kajian Malam Rabu (KAMAR) yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Utara di Masjid Al Hikmah, Jalan Damar, Cilacap, Selasa malam (7/4/2026).

Kajian menghadirkan Ustadz Mintaraga Eman Surya yang menyampaikan materi bertajuk “Perisai Godaan Jin atau Setan”.

Ketua PCM Cilacap Utara, Sriyono, mengatakan bahwa KAMAR merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Rabu pertama setelah Idulfitri. “Ustadz Mintaraga mengisi kajian setiap Rabu pertama,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah jamaah yang hadir mencapai sekitar 400 orang. Kegiatan KAMAR menjadi salah satu program unggulan PCM Cilacap Utara yang dilaksanakan secara bergilir dari masjid ke masjid.

“Di wilayah PCM Cilacap Utara terdapat sekitar 20 masjid dan 20 musala. Kegiatan ini berpindah-pindah sesuai jadwal, dengan menghadirkan ustadz yang berbeda,” jelasnya.

Melalui kegiatan yang dikelola oleh Majelis Tabligh tersebut, diharapkan dapat memperkuat persatuan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Cilacap Utara. “Semoga ukhuwah Islamiyah masyarakat semakin kokoh,” harap Sriyono.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Compress Martoyo, menyampaikan bahwa masjid terus didorong menjadi pusat kegiatan umat, termasuk sebagai tempat penyelenggaraan kajian keagamaan. “Masjid harus menjadi pusat aktivitas umat, salah satunya melalui kegiatan kajian seperti ini,” katanya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mintaraga Eman Surya menjelaskan bahwa setiap manusia senantiasa diiringi godaan setan, sebagaimana disampaikan dalam ajaran Rasulullah SAW. “Setiap manusia pasti diikuti oleh setan,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya membentengi diri dengan menjaga keikhlasan dan kedekatan kepada Allah SWT, serta melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh setan.

“Intinya, kita harus menjaga keikhlasan dan kedekatan kepada Allah SWT, serta menyelisihi apa yang disukai setan,” ujarnya.

Menurutnya, setan merupakan musuh nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga harus dilawan dengan kebiasaan-kebiasaan baik.

“Setan adalah musuh yang nyata. Maka kita harus melawannya, misalnya dengan tidak makan menggunakan tangan kiri,” tandasnya. (Wasis)