pdmcilacap.com, Cilacap – Masjid dan Markaz Assalam Kawunganten diresmikan pada Ahad (19/4/2026). Peresmian dilakukan oleh Pimpinan Yayasan Bina Muwahhidin Surabaya bersama Camat Kawunganten, didampingi Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kawunganten.
Kegiatan yang berlangsung di kompleks Masjid Assalam Kawunganten ini diawali dengan pawai ta’aruf serta pembagian door prize kepada masyarakat.
Pimpinan Yayasan Bina Muwahhidin, Ansharul Adhim, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid dan Markaz Assalam menelan anggaran sekitar Rp550 juta dari pihak yayasan.
“Alhamdulillah, bangunan yang diresmikan ini meliputi masjid, tiga ruang kelas, tiga ruang asrama, rumah imam, serta toko,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan masjid dan markaz tersebut dapat memberikan manfaat luas, tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Semoga umat dapat bersatu dalam berbagai lini, sehingga cita-cita mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur dapat tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCM Kawunganten, Chadiro, mengungkapkan bahwa proses pembangunan Masjid dan Markaz Assalam berlangsung selama kurang lebih satu tahun, dengan total anggaran mencapai Rp1.067.810.260.
“Alhamdulillah, kami mendapat amanah untuk mengelola amal usaha Masjid dan Markaz Assalam dari Yayasan Bina Muwahhidin Surabaya,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijaga dengan sebaik-baiknya dan dimanfaatkan untuk kepentingan umat.
“Monggo dimanfaatkan bersama. Ini adalah amanah dari para muwakif dan muhsinin yang akan kami jaga dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Chadiro juga berharap ke depan Masjid dan Markaz Assalam dapat menjadi pusat peradaban umat serta meningkatkan pembinaan akhlak dan keagamaan masyarakat.
“Harapannya, masjid ini dapat berkembang menjadi Islamic Center di Kecamatan Kawunganten sekaligus menjadi ikon wilayah,” tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan, juga digelar tabligh akbar yang disampaikan oleh Ustadz Ansharul Adhim. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa masjid merupakan tempat paling mulia di muka bumi di sisi Allah SWT.
“Masjid adalah tempat yang paling mulia. Orang-orang yang memakmurkannya adalah mereka yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya takut kepada Allah SWT,” tandasnya.
Ia juga mengajak umat Islam untuk memanfaatkan kesehatan dan kekuatan yang dimiliki untuk menjalankan ibadah secara maksimal.
“Kita masih diberi kesehatan dan kekuatan, maka tunaikan kewajiban ibadah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (wasis/san)



