pdmcilacap, Cilacap – Rangkaian peringatan Milad ke-33 STIEM Cilacap ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid STIEM Cilacap pada Ahad (2/8/2026). Prosesi tersebut dilakukan oleh Badan Pembina Harian (BPH) STIEM Cilacap bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cilacap.
Masjid yang akan dibangun berlokasi di depan Kampus STIEM Cilacap, Jalan Urip Sumoharjo No. 21A, Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara. Bangunan masjid dirancang berukuran 12 x 12 meter dengan dua lantai dan mampu menampung ratusan jamaah.
Wakil Ketua II STIEM Cilacap, Eri Kristanto, mengatakan pembangunan masjid diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar maupun warga Kabupaten Cilacap.
“Masjid STIEM Cilacap tidak hanya diperuntukkan bagi civitas akademika, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat,”
ujarnya.
Menurut Eri, setelah pembangunan selesai, masjid akan dibuka untuk umum. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan menjadi tempat singgah bagi para musafir.
“Masyarakat yang sedang dalam perjalanan dapat beristirahat dan beribadah di rest area Masjid STIEM Cilacap,” katanya.
Ketua BPH STIEM Cilacap, Farid Maruf, menjelaskan pembangunan Masjid STIEM Cilacap merupakan bagian dari rangkaian
Milad ke-33 kampus tersebut. Pembangunan masjid mendapat dukungan dari Perkumpulan Muslim se-Asia.
“Mudah-mudahan penambahan sarana dan prasarana, khususnya masjid ini, dapat melengkapi fasilitas kampus sekaligus meningkatkan keimanan. Kami berharap mahasiswa, dosen, dan karyawan dapat beribadah dengan lebih tertib dan nyaman,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PDM Kabupaten Cilacap, Kuswan Hassan, berharap seluruh sivitas akademika STIEM Cilacap terus menjaga kekompakan dalam membangun institusi demi kepentingan yang lebih besar.
“Mari bersama-sama membangun kampus agar terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (wasis/san)



