pdmcilacap, Cilacap– Masjid Muhammadiyah Nurul Barokah, Jalan Kancil, Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, menggelar kajian ba’da subuh dan program Makan Bareng Gratis (MBG), Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Program yang digagas Majelis Taklim dan mendapat dukungan penuh dari Takmir Masjid Nurul Barokah itu diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan keagamaan bagi masyarakat serta mendorong semangat jamaah dalam memakmurkan masjid.
Ketua Takmir Masjid Nurul Barokah, Ustadz Suradin, menyambut baik pelaksanaan program yang diinisiasi oleh Majelis Taklim, Dakwah, dan Shodakoh tersebut.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.

“Seluruh kegiatan dikemas dalam satu rangkaian yang bermuara pada upaya memakmurkan masjid sekaligus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kajian ba’da subuh direncanakan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan atau menyesuaikan kondisi dan kebutuhan jamaah.
Selain kajian dan MBG, ke depan pengurus masjid juga berencana menambah sejumlah program pendukung, seperti pembagian sayur gratis dan layanan pemeriksaan kesehatan bagi jamaah yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, kajian disampaikan oleh Ustadz Sariman, dengan tema Pentingnya Akhlak dalam Kehidupan Muslim.
Ia menegaskan bahwa akhlak merupakan penyempurna ibadah dan keimanan, indikator kesempurnaan seorang mukmin, serta menjadi amalan yang memiliki bobot besar di hadapan Allah SWT.
“Akhlak menjadi penentu kualitas keimanan seseorang. Akhlak juga menjadi cerminan ibadah yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, akhlak yang baik merupakan fondasi terciptanya lingkungan yang damai dan harmonis. Seseorang yang memiliki akhlak mulia akan mampu menghargai orang lain, menjaga lisan, serta menghindari perbuatan yang dapat menyakiti sesama.
“Dengan akhlak yang baik, seseorang akan mengetahui cara menghormati orang lain, menjaga ucapan, dan menghindari tindakan yang dapat melukai hati sesama manusia,” pungkasnya. (wasis/san)




