pdmcilacap, Cilacap – Ribuan jamaah memadati Lapangan Jati Persada, Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, untuk mengikuti Salat Idul Adha 1447 Hijriah , Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Panitia Takmir Masjid Al Ikhlas  Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Tengah.

Bertindak sebagai imam dan khatib, Habib Ghozali yang juga Ketua PDM Cilacap menyampaikan pentingnya momentum Idul Adha untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Menurutnya, tingginya jumlah jamaah yang hadir menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melaksanakan salat Id di lapangan terbuka.

“Banyaknya jamaah menjadi bukti adanya kesadaran masyarakat. Salat Id di lapangan merupakan tempat terbaik untuk menjalin ukhuwah Islamiyah karena tempatnya luas dan terbuka,” ujarnya dalam khotbah.

Dalam kesempatan itu, Habib Ghozali juga menyoroti pentingnya menumbuhkan kesadaran berkurban di kalangan masyarakat. Ia menilai, selama ini sebagian masyarakat menganggap ibadah kurban harus dilakukan dengan biaya besar sehingga banyak yang enggan berkurban.

Menurutnya, Nabi Muhammad SAW telah memberikan kemudahan bagi umat Islam untuk berkurban sesuai kemampuan, termasuk dengan kambing atau domba.

“Belum berkurban karena keterbatasan dana, padahal Nabi Muhammad SAW memberikan kesempatan untuk berkurban dengan kambing atau domba,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan dana sekitar Rp1,5 juta, masyarakat sebenarnya sudah dapat melaksanakan ibadah kurban dengan membeli seekor kambing atau domba.

Habib Ghozali berharap panitia kurban ke depan dapat memberikan lebih banyak kesempatan kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin banyak yang bisa berkurban.

“Kalau semangat ini terus digelorakan, jumlah masyarakat yang berkurban akan semakin banyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Salat Idul Adha, Muhammad Hadjar, bersama Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, Marwan Efendi, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang mengikuti salat Id di Lapangan Jati Persada.

“Kami cukup terkesan dengan penyelenggaraan Salat Idul Adha di Lapangan Jati Persada. Animo masyarakat sangat tinggi,” ujar Muha Hadjar.

Menurutnya, pelaksanaan salat Id di lapangan memberikan nuansa dan syiar Islam yang lebih terasa di tengah masyarakat.

Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam pelaksanaan Salat Idul Adha tersebut. (wasis/san)