pdmcilacap.com, Cilacap – Takmir Masjid Al-Hikmah Tritih Kulon menyalurkan sebanyak 205 paket santunan bagi anak yatim dan dhuafa di lingkungan RW 09, Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap. Kegiatan pentasyarufan tersebut dilaksanakan di serambi masjid pada Ahad (15/3/2026).
Ketua Takmir Masjid Al-Hikmah, Compress Martoyo, mengatakan kegiatan santunan merupakan bagian dari implementasi Gerakan Al-Ma’un sebagai upaya memaksimalkan fungsi sosial masjid.
“Jika masjid hanya digunakan untuk kegiatan ibadah semata, maka masjid akan kehilangan ruh dan fungsinya tidak optimal. Karena itu kami menggerakkan kegiatan sosial melalui Gerakan Al-Ma’un,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan berbagi kepada anak yatim dan kaum dhuafa menjadi salah satu wujud nyata kepedulian sosial yang tumbuh dari lingkungan masjid.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat dukungan berbagai pihak, mulai dari pengurus RW 09, pengurus PKK, hingga para pengusaha di lingkungan sekitar masjid.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat.
“Semoga Gerakan Al-Ma’un ini membawa keberkahan, baik bagi para penerima santunan maupun seluruh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Marzuki Abdillah, menjelaskan bahwa santunan yang disalurkan merupakan hasil sinergi berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan tersebut melibatkan pengurus RW 09, PKK RW 09, SMP Muhammadiyah 2 Cilacap, Takmir Masjid Al-Hikmah dan Masjid Al-Islah, serta dukungan dari Lazismu Cilacap.
“Total penerima manfaat sebanyak 205 paket santunan, terdiri dari 14 paket untuk anak yatim dan yatim piatu, 148 paket untuk dhuafa, serta 43 paket untuk kader penggerak pemberdayaan lingkungan,” jelasnya.
Ketua RW 09 Tritih Kulon, Ratam, menambahkan bahwa kegiatan Gerakan Al-Ma’un tersebut telah menjadi agenda rutin masyarakat setiap bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa masjid dapat berperan sebagai pusat kegiatan sosial masyarakat yang bersinergi dengan lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, masjid bisa bekerja sama dengan masyarakat dan memanfaatkan kearifan lokal untuk menumbuhkan kepedulian sosial,” ujarnya. (wasis/san)





