pdmcilacap, Cilacap – Sebanyak 86 peserta dari 16 cabang mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) V Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Wijayakusuma Cilacap. Kegiatan berlangsung di SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Cilacap pada Jumat–Ahad (3–5/7/2026).

Mengusung tema “Membentuk Kader Militan, Berakhlak, Berdaya, dan Berbakti”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi KOKAM di Kabupaten Cilacap.

Komandan KOKAM Wijayakusuma Cilacap, Jamaludin, mengatakan Diklatsar kali ini merupakan penyelenggaraan yang kelima dengan jumlah peserta sebanyak 86 orang yang berasal dari 16 cabang.

“Diklatsar KOKAM Wijayakusuma ini merupakan yang ke-5,” ujarnya.

Menurut Jamaludin, Diklatsar menjadi sarana pengkaderan untuk melahirkan kader-kader KOKAM yang mampu menggembirakan gerakan Muhammadiyah, memberikan dampak positif, serta berperan aktif di tengah masyarakat.

“Insya Allah KOKAM Wijayakusuma dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mengabdi kepada masyarakat, agama, dan negara,” tegasnya.

 

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti Diklatsar dengan sungguh-sungguh karena setiap proses yang dijalani akan menjadi amal ibadah sekaligus menambah ilmu dan wawasan kemuhammadiyahan.

“Semoga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kader Muhammadiyah,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Cilacap, Aan Saeful Islam, menyampaikan bahwa Diklatsar KOKAM merupakan bagian penting dari proses kaderisasi Pemuda Muhammadiyah.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah anggota KOKAM sekaligus memperkuat peran KOKAM dalam mengamankan aset maupun kegiatan Muhammadiyah.

“Ingin meningkatkan jumlah KOKAM sebagai bagian dari Pemuda Muhammadiyah melalui Diklatsar. KOKAM juga memiliki peran dalam mengamankan aset dan kegiatan Muhammadiyah,” katanya.

Dalam sesi materi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional, Komandan Koramil 01/Kota Cilacap, Kapten Inf. Soeyitno, mewakili Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Aryudha Sakti, menyampaikan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

“Wawasan kebangsaan bertujuan memberikan motivasi kepada peserta Diklatsar KOKAM agar memahami bagaimana bangsa ini dibangun oleh para pendahulu. Karena itu, generasi muda harus mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat,” paparnya.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan Diklatsar oleh Muhammadiyah sebagai upaya membentuk karakter kader muda.

“Kami sangat mengapresiasi Muhammadiyah yang menyelenggarakan Diklatsar ini. Semoga mampu membangkitkan semangat Pemuda Muhammadiyah, khususnya KOKAM, sehingga memiliki karakter yang berakhlak, berdaya, dan berbakti,” jelasnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, Habib Ghozali, menegaskan bahwa KOKAM merupakan bagian dari generasi muda Muhammadiyah yang harus dipersiapkan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan persyarikatan.

“Generasi muda ini dipersiapkan untuk mengampu persyarikatan di masa depan,” tandasnya.

Ia menambahkan, Diklatsar menjadi langkah awal dalam memperkuat kaderisasi Muhammadiyah. Ke depan, KOKAM diharapkan semakin maju, profesional, dan modern serta mampu menjalankan tanggung jawab dalam menjaga keamanan persyarikatan.

“Harapan kami, KOKAM ke depan semakin maju, profesional, dan modern. Insya Allah, KOKAM akan terus kami dukung,” pungkasnya. (wasis/san)